Showing posts with label Edukasi. Show all posts
Showing posts with label Edukasi. Show all posts

BELAJAR DARI MEREKA YANG MENJUAL IMAJINASI

Mungkin J.K. Rowling tidak pernah berpikir sebelumnya jika hasil karya ‘Harry Potter-nya’ begitu fenomenal. Para pembaca dari segala lapisan umur, dari usia 9 - 99 tahun selalu menyerbu buku ini setiap kali terbit. Beredar di 200 negara, diterjemahkan dalam 61 bahasa dan kini telah terjual sebanyak 250 juta eksemplar. Yang tak kalah hebohnya, anak kecil kini tanpa sabar melahap buku sangat tebal yang biasanya hanya dibaca orang dewasa ini. Tak heran belum lama ini tersiar kabar bahwa beberapa anak di Amerika dan Inggris menderita sakit kepala karena memaksakan menghabiskan buku Harry Potter jilid 5 dalam semalam. Sakit kepala ini kemudian diberi nama ”Hogwarts Headache”.
Euforia Harry Potter memang melanda di mana-mana, edisi filmnya pun selalu ditunggu oleh para penggemarnya yang rela antri hanya untuk mendapatkan tiket. Tidak ada yang berpikir, bahkan Rowling sekalipun, jika buku ini akan digemari oleh anak-anak. Sebab awalnya ditujukan untuk orang dewasa. Lihat saja bukunya yang demikian tebal. Saking gandrungnya para anak-anak ini, mereka bahkan bisa menghafal para tokoh, binatang, permainan hingga mantra dalam dunia Harry Potter, termasuk kedua anak saya.
Pasar memang selalu menyimpan banyak misteri. Segmentasi yang kita lakukan sendiri, apalagi tidak secara mendalam bisa saja salah sasaran ke segmen lain yang tidak kita perhitungkan dalam pasar. Beruntung jika yang dituju adalah segmen yang menguntungkan. Dulu rokok Marlboro ditujukan kepada para wanita, namun kini dikenal sebagai rokok para pria yang macho. Yamaha Mio yang ditujukan untuk segmen para ibu rumah tangga justru diminati para pria yang ingin bertransportasi secara simpel.
Namun sedikit di antara kita yang berpikir apa yang terjadi di balik fenomena Harry Potter, sebab kebanyakan hanya melihat dampaknya. Padahal banyak hal yang dapat dipelajari dari situ, lebih dari sekedar mengantar anak-anak kita membeli buku atau mengantri film Harry Potter. Bagi para marketer maupun inovator, kekuatan imajinasi yang dimiliki oleh Rowling sangat luar biasa. Sebagai pengarang yang terkenal pandai menyembunyikan berbagai petunjuk, yang membuat pembaca penasaran sehingga rela merogoh koceknya menanti jilid demi jilid untuk sesuatu yang berharga, hal ini sangat ‘inspirational’. Dengan berbekal “Magic” Harry Potter yang terkenal ampuh itu, Rowling memiliki kekuatan marketing yang tersebar di berbagai mancanegara.
Labels:
 
My Ping in TotalPing.com